Minggu, 25 Desember 2016

1920 (seri munbiljet II)

Seri ini terdiri dari 3 pecahan yaitu:


Pecahan 1/2 gulden





Pecahan 1/2 gulden 1920

Bergambar lambang kerajaan Belanda baik di sisi depan maupun belakang. Tanggal tercetak 14 Januari 1920. Uang ini masih relatif sering ditemukan, tetapi untuk yang berkondisi baik sudah cukup sulit didapat. Nomor seri hanya terdiri dari 2 huruf diikuti 5 angka.

Karena tidak adanya pengaman seperti watermark maka jenis muntbiljet rentan pemalsuan. Untuk membedakannya cukup sulit, apalagi khusus untuk pecahan 1/2 gulden terdapat 2 variasi yaitu :

a. Terdapat serat-serat biru di seluruh kertas uang

b. Polos, sama sekali tanpa serat

Variasi pertama karena ada serat biru maka jelas berbeda dari yang palsu, tetapi variasi kedua karena tidak adanya serat biru maka sangat sulit membedakannya dengan yang palsu. Sayang sekali saya tidak memiliki versi palsunya atau mungkin ada diantara teman-teman yang memiliki dan bersedia membagi gambar kepada para pembaca?

Ada pendapat dari beberapa kolektor yang menganggap versi kedua justru palsu mengingat pecahan-pecahan lainnya selalu memiliki serat-serat biru sebagai pengaman.


Dua variasi kertas, serat biru (atas) dan polos (bawah)



Pecahan 1 gulden

Pecahan ini memiliki kesulitan beberapa kali lipat dibandingkan pecahan 1/2 gulden. Tanggal tercetak adalah 1 Januari 1920.
Semua pecahan ini memiliki pengaman berupa serat2 biru dan terdiri dari 2 variasi nomor seri yaitu:

a. satu huruf 6 angka

b. dua huruf 6 angka
.
.




Pecahan 1 gulden 1920 variasi satu dan dua huruf

Secara teori variasi dua huruf jelas baru dipakai setelah variasi 1 huruf habis digunakan. Yang mana yang lebih sulit ditemukan? Kita coba hitung secara sederhana:


Variasi satu huruf terdapat sekitar 26 abjad (kalau dipakai semua) dikali 999999 (juga kalau dipakai semua) = sekitar 26 juta lembar. Sedangkan untuk variasi 2 huruf kita ambil yang tertinggi adalah seri BZ seperti  yang dilaporkan oleh seorang teman dari Banyuwangi (apakah ada abjad yang lebih besar lagi?), yang berarti terdapat sekitar 26 abjad untuk AA s/d AZ dan 26 abjad untuk BA s/d BZ atau total sekitar 52 urutan (bila terpakai semua) dikali 999999 (juga kalau terpakai semua) = 52 juta lembar.
Dari perhitungan sederhana di atas dapat disimpulkan bahwa variasi satu huruf memiliki tingkat kelangkaan minimal 2 kali lipat dibandingkan temannya variasi 2 huruf.



Pecahan 2,50 gulden
.
.
Entah mengapa pecahan ini ditulis 2.50 gulden. Tidak seperti pecahan kecil lainnya yang tercetak 2 1/2 gulden. Pengaman juga berupa serat biru halus, bertanggal 1 Mei 1920 dan memiliki 2 variasi nomor seri:
.
a. 1 huruf 6 angka
.
b. 2 huruf 6 angka
.Tingkat kesulitan variasi 1 huruf juga lebih tinggi dibandingkan dengan yang dua huruf. Harga pecahan ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan pecahan-pecahan lainnya.



Pecahan 2.50 gulden 1920
.
.
Semua seri muntbiljet II ditandatangani oleh 3 pejabat :
1. Presiden De Javasche Bank T.E.A Zeilinga
2. Direktur De Javasche Bank K.F van den Berg
3. Direktur Keuangan Talman

3 tanda tangan pada seri munbiljet II



Katalog Pick
Menurut Pick, uang yang diberikan nomor urut 102, 103 dan 104 ini tidak dibedakan atas variasi nomor seri. Tetapi Pick secara tepat membedakan pecahan 1/2 gulden menjadi 2 jenis yaitu plain dan textured paper.

102. 1/2 Gulden
14.1.1920. Black on green underprint. Crowned supported arms at center.
Back: Gray-green. Printer: Topografische Inrichting Batavia.
Plain or textured paper.

103 1 Gulden
1.1.1920. Green and blue. Without vignette. Back: Blue. Printer: DeBussy, Amsterdam

104 2 1/2 Gulden
1.5.1920. Green, brown and violet. Without vignette. Like #103.
Back: Brown. Printer: De Bussy, Amsterdam.

Sedangkan menurut KUKI, uang bernomor urut 123, 124 dan 125 ini dibedakan atas variasi nomor seri pada pecahan 1 dan 2,5 gulden yaitu satu dan dua huruf.
Sehingga sampai tulisan ini dibuat variasi yang mendekati kebenaran adalah:

Pecahan 1/2 gulden
a. Kertas berserat
b. Kertas polos

Pecahan 1 gulden
a. 1 huruf 6 angka
b. 2 huruf 6 angka

Pecahan 2,5 gulden
a. 1 huruf 6 angka
b. 2 huruf 6 angka



Harga menurut KUKI 2010 adalah:
Pecahan 1/2 gulden Rp.500.000 s/d Rp.1.750.000
Pecahan 1 gulden Rp.800.000 s/d Rp.3.000.000
Pecahan 2.50 gulden Rp.1.000.000 s/d Rp.5.000.000
Sekali lagi saya tekankan harga pasar yang sesungguhnya belum tentu sama dengan harga KUKI.
.
Versi lain:
.
Pada salah satu lelang internasional pernah ditawarkan satu set pecahan 1/2 gulden PROOF. Set ini terdiri dari 5 lembar uang dengan berbagai bentuk separasi warna. Sudah tentu set ini sangat langka dan tidak pernah terlihat sama sekali. Set ini ditawarkan seharga Rp.15 juta.
.
1/2 gulden 1920 PROOF dengan separasi warna
.
.
Sangat mungkin terdapat variasi-variasi lainnya yang tidak pernah terlihat. Bila ada yang memiliki dan bersedia membagi gambar maka dengan senang hati saya akan memuatnya.
.
.
Jakarta 7 September 2010
Kritik dan saran hubungi arifindr@gmail.com

Tidak ada komentar: