Rabu, 25 Januari 2017

96. PMG


Saya memiliki selembar pecahan 2500 Rupiah komodo varian SPECIMEN yang telah di grading oleh PMG dan mendapatkan nilai 64 


Apakah arti nilai 64 tersebut ?
Untuk jelasnya mari kita buka website www.pmgnotes.com

 64 Choice Uncirculated 
The centering is off on one or two sides. Some handling may be evident but 
there must be no folds in the design.
Artinya kurang lebih demikian:
Gambar/margin pada satu atau kedua sisi tidak terlalu tepat di tengah, ada sedikit mishandling tetapi tidak boleh ada tekukan. 
Nilai 60 sampai dengan 70 termasuk kelompok uncirculated (UNC) yang artinya tidak boleh ada tekukan sama sekali. Nilai 60 untuk uang UNC yang ada sedikit cacat seperti stain kecil, atau tropis. Sedangkan nilai tertinggi 70 diberikan untuk uang yang sempurna tanpa cacat sama sekali walaupun telah diperiksa dengan pembesaran 5 kali lipat.

Selain angka, PMG juga memberikan catatan tambahan lain yaitu :

EPQ :
An Exceptional Paper Quality (EPQ) note is, in the opinion of PMG graders, completely original. EPQ notes will not have been physically, chemically, or materially processed to give the appearance of a higher grade. Notes exhibiting normal wear-and-tear for their grade are eligible. All notes graded Very Fine 25 and higher will be evaluated for the EPQ designation. Notes must qualify for the EPQ designation to grade Gem Uncirculated 65 and higher. For additional details,
Yang artinya kurang lebih demikian : 
Gelar EPQ diberikan berdasarkan opini para ahli grading (grader) PMG bahwa uang tersebut benar2 orisinal, tidak tampak tanda-tanda pernah diproses baik secara fisik, kimia ataupun material. Semua uang yang bernilai 25 keatas akan dievaluasi EPQ nya dan yang bernilai 65 keatas harus mendapatkan gelar EPQ.
Singkatnya gelar EPQ hanya diberikan bila uang tersebut benar2 orisinal tanpa pernah diproses dalam bentuk apapun.


Contoh uang yang diberikan gelar EPQ oleh PMG


NET
A “Net” graded note is one that exhibits mishandling or problems that are more significant than one would expect for the assigned numeric grade. Notes with moderate-to-extensive circulation are expected to exhibit some problems and PMG will not assign a “Net” grade unless these issues are severe. If a note is “Net” graded, the problem will be listed. Common problems that may result in a “Net” grade include a large tear or tears into the design, PVC damage, a missing corner, an amateur repair and extensive staining or annotations. The grade guarantee does not apply to Notes given a “Net” grade by PMG. Notes with “Net” grades are guaranteed to be genuine only.

Yang artinya kurang lebih demikian :
Tanda NET diberikan pada uang asli bila terdapat problem yang cukup mengganggu penampilan seperti robekan yang besar, ada bagian yang hilang, repair non profesional, stain (karat), atau anotasi (coretan). Problem yang ada pada uang tersebut dicantumkan pada sisi bagian belakang.  


Wayang 100 Gulden dengan nilai 20 NET, perhatikan sisi belakangnya terdapat penjelasan apa arti NETnya yaitu Repaired 

Nilai 50 sd 58 diberikan untuk uang yang berkondisi About UNC atau AU.
Nilai 50 untuk uang yang memiliki 2 lipatan patah atau satu lipatan halus vertikal
dan satu horisontal.
Sedangkan nilai 58 untuk uang yang hanya memiliki 1 lipatan vertikal di tengah.



Nilai 45 untuk uang berkondisi Extremely Fine (EF) dengan maksimal
2-3 lipatan keras, satu diantaranya mungkin horisontal.
Sedangkan nilai 40 untuk uang berkonsisi Extremely Fine (EF) dengan 3 atau lebih
lipatan keras, satu diantaranya mungkin horisontal.



Nilai 20 sd 35 untuk uang berkondisi Very Fine (VF),
12-15 untuk yang Fine (F),
8 dan 10 untuk Very Good (VG).
 Nilai 4 dan 6 untuk kondisi Good.


Jadi semakin tinggi nilai PMG, semakin sempurna uangnya.
Apalagi bila ada gelar EPQ yang menandakan kalau uang tersebut orisinal alias
belum pernah dipermak dalam bentuk apapun.

Harga
Uang yang telah di grading oleh PMG secara umum akan meningkat harga jualnya karena uang tersebut menjadi lebih bergengsi dan lebih berbobot dengan grade yang lebih pasti, bukan grade abal abalan dimana UNC sering diplesetkan oleh penjual menjadi U Can See. Juga menjadikan uang lebih aman karena dilindungi casing yang tebal dan elegan.
Apalagi bila nilainya tinggi, maka akan menaikkan harga jual secara drastis. Beda satu poin bisa berakibat perbedaan harga yang signifikans.

Kelemahan 
1. Biaya yang dibutuhkan tidak murah 
Rata2 berkisar Rp500 ribu sampai dengan 2 jutaan perlembarnya tergantung tipe uangnya 
2. Waktu yang lama
Waktu yang dibutuhkan dikisaran 1-2 bulan dari pengiriman sampai penerimaan.
3. Resiko kehilangan selama pengiriman sehingga membutuhkan jasa asuransi
4. Uang yang telah di PMG memiliki casing yang tebal dan lebih besar sehingga menyulitkan penyimpanan. Dibutuhkan album khusus yang bisa memuatnya.


Contoh album PMG yang dijual seharga 600-750 ribu perbuah

5. Tidak semua uang yang telah di grading PMG bisa menjadi mahal, banyak faktor yang mesti diperhitungkan. Jenis uangnya, nilainya dan yang terpenting adalah total populasi uang tersebut. Untuk itu mari kita kembali ke contoh uang komodo specimen di atas. 


Uang ini mendapatkan nilai 64 polos yang artinya Gem UNC tanpa gelar EPQ. Harga untuk mem PMG kan uang tipe ini dikisaran 1 jutaan. Sedangkan untuk harga uang sejenis yang tidak di PMG berada dikisaran 8 jutaan. Sehingga secara kasar nilai uang tersebut seharusnya berada dikisaran 9-10 jutaan. Lalu berapakah harganya setelah di PMG dengan nilai 64 ??

Jangan terburu nafsu dengan uang yang telah di PMG. Tidak semua uang yang telah di PMG otomatis akan bertambah nilainya secara drastis, banyak faktor yang harus diperhatikan dan salah satunya yang terpenting adalah jumlah populasi uang tersebut yang telah di PMG.

Untuk mengetahui populasinya kita bisa melihatnya melalui situs www.pmgnotes.com di bagian resources dan population report. Tentu saja anda harus log ini terlebih dahulu. Caranya mudah kok, tinggal daftar email dan password, selesai. Disana tercantum dengan jelas berapa banyak uang yang telah di PMG beserta nilai-nilainya.
Untuk contoh uang di atas mari kita lihart bersama hasil population reportnya. 


Dari tabel di atas dapat kita lihat bahwa ada 21 lembar uang sejenis yang telah di grading oleh PMG. Dan hasilnya adalah 14 lembar memperoleh nilai 64, 4 lembar 66 EPQ dan 2 lembar dengan nilai 67 EPQ. Ada satu yang lebih rendah yaitu 55.


Lalu apa artinya angka2 tersebut?
Artinya adalah : Bahwa uang ini tidak termasuk langka-langka banget karena ada sebanyak 21 lembar yang telah di grading (belum termasuk yang tidak digrading yang jumlahnya bisa jauuh lebih banyak). Lalu nilai 64 yang diberikan oleh PMG ternyata bukan nilai terbaik, tetapi adalah nilai rata-rata. Dimana hanya ada satu yang lebih jelek, tetapi masih ada 6 yang lebih bagus. 
Dengan mengetahui populasi uang ini maka kita bisa membuat perkiraan apakah uang ini patut atau tidak dibeli. Dan seandainyapun patut dibeli, sebaiknya dengan harga berapa mengingat ternyata ada banyak uang sejenis yang telah di PMG.  

Jadi dengan artikel ini, saya ingin mengingatkan kepada para pembaca terutama untuk para pemula, janganlah tergiur dengan lebel nilai tinggi dari PMG. Lihat dulu populasinya, pelajari harganya, bandingkan dengan item sejenis yang tidak di PMG, baru tentukan apakah patut untuk dibeli.

Dalam kasus uang specimen komodo ini, bila harga non PMG sekitar 8 jutaan dan setelah di PMG mendapatkan nilai 64 meningkat harganya menjadi 9-10 juta dimana untuk ongkosnya saja sudah dikisaran 1 jutaan maka masih bisa kita golongkan wajar. Ditambah pertimbangan bahwa jumlah populasinya yang cukup banyak dan nilainya yang termasuk rata-rata. Tetapi bila harga jualnya menjadi katakan 15-20 juta rupiah berarti sudah diluar kewajaran. Kecuali bila nilainya tertinggi atau jumlahnya yang sangat sedikit di population report. 

Beberapa jenis uang memiliki populasi yang luar biasa banyak dengan rata2 nilainya bagus semua. 
Kita lihat contohnya : 


5 Rupiah orangutan 1957, berapa populasi PMG nya? Mari kita lihat bersama :

Ternyata ada sebanyak 491 lembar yang telah di PMG. Dengan nilai rata2 66-67 EPQ. Hanya beberapa lembar saja yang mendapatkan nilai lebih rendah.
Dengan demikian patutkah bila uang yang UNC tanpa PMG hanya dihargai 400 ribuan selembar dan setelah dilabel PMG 66 EPQ berubah harganya menjadi 1,5 atau 2 jutaan lebih? Apalagi mengingat populasinya yang luar biasa banyak, nilai rata-ratanya yang tinggi dan biaya PMG untuk uang ini cuma dikisaran beberapa ratus ribu rupiah saja.




Contoh lain :
10.000 Rupiah 1975 barong : populasi 103. Nilai 64 ke atas ada 65 lembar dengan terbanyak nilai 66 EPQ yaitu 28 lembar. Kalau anda punya selembar uang ini dengan nilai PMG 66 EPQ apalagi dibeli dengan harga belasan juta, patutkah anda berbangga? Ingat masih ada 27 lembar lain yang sama bagusnya dengan milik anda. 

100 Rupiah 1968 Sudirman : populasi 606 lembar!! Rata2 nilai terbanyak 65 EPQ sebanyak 205 lembar dan 66 EPQ sebanyak 157 lembar. Bahkan yang 67 EPQ saja ada 88 lembar. Jadi patutkah anda memperebutkan uang dengan nilai 67 EPQ ini sampai lupa daratan?

500 Rupiah 1958 si pemecah kelapa. Populasi 525 lembar, dengan terbanyak nilai 66 EPQ sebanyak 264 lembar. 65 EPQ sebanyak 175 lembar dan 67 EPQ ada 54 lembar. Ada beberapa kolektor yang senang dan bangga dengan mengumpulkan uang ini walau ditebus dengan harga tinggi. Dimana kebanggaannya kalau ternyata ada ratusan lembar lain yang sama bagusnya dengan milik anda. Yang senang dan bangga adalah para penjual yang berhasil menjual dengan harga super tinggi kepada anda.  

25 Gulden wayang tanda tangan b (Waveren) ada 144 lembar dengan terbanyak mendapatkan nilai 58 EPQ sebanyak 41 lembar. Belum termasuk dengan varian tanda tangan a (Praasterink) dan c (Smits) yang jumlahnya maisng2 ratusan juga.




Sebaliknya ada juga jenis yang sangat langka dimana populasinya cuma ada satu saja, contohnya :



Wayang 1000 Gulden dengan nilai PMG 40 (EF) NET (minor rust)
Populasi : Hanya satu satunya dan tentu saja terbaik dikelasnya. Uang jenis inilah yang seharusnya diperjuangkan dengan mati2an. Langka dan bergengsi. 


Beberapa contoh uang yang telah di PMG dan mendapatkan nilai tertinggi dikelasnya

Seri wayang dengan nilai PMG tertinggi


Wayang 100 Gulden SPECIMEN dengan nilai 67 PMG, tertinggi dikelasnya


NICA 50 Gulden PMG 69 EPQ
Merupakan uang Netherlands Indies yang tertinggi nilai PMG nya


Sebaiknya uang-uang yang berpopulasi sangat sedikit atau dengan nilai PMG tertinggi dikelasnya yang patut diperjuangkan. Bukan yang berpopulasi banyak atau dengan nilai rata-rata.


Sudah sepatutnya para kolektor lebih memakai akal rationya,  
jangan hanya memakai gengsi PMG saja. 






Jakarta 6 Juli 2016
Kritik dan saran hubungi arifindr@gmail.com


  








2 komentar:

TJIANG mengatakan...

Satu juga keunikan website PMG adalah transparansi data jumlah untuk jenis uang kertas sejenis yang telah di-PMG-kan, sehingga pubblik dapat mengetahui populasi suatu item, yang biasanya item itu adalah jenis-jenis unggulan sehingga mereka merasa layak mengirimnya, baik sebagai koleksi pribadi yang dikirim ke PMG melalui dealer PMG setempat, dikirim sendiri, atau dalam posisi sebagai seller.
Namun PMG tentu tidak membuka data dimana posisi terakhir item itu mereka kirim,
sehingga publik tidak akan pernah tahu posisi sementara item itu,
ada berapa di dalam negeri dan ada berapa yang di luar negeri.
Karena di luar negeri tentunya juga ada saja 'silent collector' yang diam-diam juga mengoleksi item Indonesia / Hindia-Belanda / JIM.
Dan PMG selama ini bertahan sebagai satu-satunya lembaga grader internasional untuk uang kertas yang menjadi benchmark, belum tersaingi oleh yang lainnya, misalnya PCGS sehingga koleksi data mereka adalah cukup bisa menjadi basis analisa.

Warung Andra mengatakan...

Jejak juragan