Jumat, 24 Maret 2017

Rufiyaa




Tahukah teman-teman bahwa ada negara lain yang juga menggunakan istilah yang mirip dengan "Rupiah" sebagai satuan mata uangnya? 
Benar. Negara tersebut adalah Maldive (Maladewa) dan satuan mata uangnya adalah RUFIYAA.

Maldive adalah negara kepulauan yang terletak di barat daya India, terdiri dari 26 pulau dan atol yang memanjang seluas 298 km2. Secara geografis, Maldive merupakan negara kepulauan yang memiliki tinggi permukaan laut terendah di dunia (rata-rata hanya 1,5m di atas permukaan laut, dan puncak tertingginya hanya 2,3m dpl). Dengan populasi hanya sekitar 400.000 jiwa, Maldive mengutamakan perikanan dan pariwisata kelas dunia sebagai penghasilan utamanya.

world map maldives

Kata Maldive sendiri berarti "untaian mutiara" mirip seperti negaranya yang bentuknya memanjang dari utara ke selatan, Dengan luas hanya 298 km2 maka Maldive merupakan negara Asia terkecil. Walaupun demikian Maldive memiliki pendapatan perkapita sebesar $9,246. Bandingkan dengan Indonesia yang cuma sekitar $3,500 pertahun. 

Kita semua tahu kalau Maldive merupakan salah satu tujuan wisata kelas dunia, banyak turis mancanegara yang datang kesana, bahkan baru-baru ini kita mendengar bahwa King Salman dari Arab yang dikenal sangat menyukai pantai  juga berniat berlibur kesana.  Hotel2 super mewah dan resort2 super indah tersebar di seluruh penjuru negara tersebut mengundang jutaan turis yang datang setiap tahunnya.

Negara yang 100% penduduknya beragama Islam ini pernah berada dibawah kekuasaan Inggris selama ratusan tahun sampai pada akhirnya merdeka pada tanggal 26 Juli 1965. Untuk memperingati 50 tahun kemerdekaannya, Maldive mengeluarkan satu set uang baru yang semuanya berbahan polymer yang disebut sebagai seri "Ran Dhihafaheh" (golden fifty). 
Diceritakan bahwa pembuatan seri ini dimulai dari awal 2014 berupa perlombaan desain uang yang diikuti oleh sekitar 200 artis.  Setelah diperlihatkan dan diseleksi oleh publik menyusut menjadi 6 artis, menyusut lagi menjadi 3 artis dan akhirnya setelah diseleksi dengan ketat, pada 9 Maret 2015 terpilih satu rancangan desain terbaik karya Mr. Abdulla Nashaath.

Tidak heran, dengan perjalanannya yang panjang dan seleksi yang super ketat, maka hasilnya uang yang berbahan dasar polymer ini menjadi luar biasa indah dan sangat diincar oleh kolektor mancanegara. Diluncurkan pada 26 Januari 2016 uang yang dicetak oleh TDLR ini terdiri dari 6 nominal yaitu  10, 20, 50, 100, 500 dan 1000 Rufiyaa. Kita lihat bersama seperti apa bentuknya :


10 Rufiyaa, berwarna kuning keemasan dengan gambar muka pemanjat kelapa  (dhondhamburu ruku ihaleh) dan gambar belakang (vertikal) sebuah drum antik yang tersimpan di museum nasional.
Tema dari uang ini adalah "our culture"



20 Rufiyaa, berwarna ungu dengan gambar depan nelayan yang sedang membawa ikan tuna dan pesawat jet yang sedang take off dari bandara Ibrahim Nasir International Airport. Bagian belakang (vertikal) bergambar kapal layar tradisionil  (Dhoni)"
Tema dari uang ini adalah "our industrial and economic progress"

  

50 Rufiyaa, berwarna dominan hijau dengan gambar depan seseorang yang sedang melafalkan Quran dengan latar belakang sekelompok orang yang sedang mendorong perahu ke laut (Dhoni beylun). Bagian belakang (vertikal) bergambar menara sebuah mesjid (Hukuru Miskiy).
Tema dari uang ini adalah "our unity and Islamic values"



100 Rufiyaa, berwarna merah. Bergambar seorang wanita yang mengenakan pakaian tradisional (Libaas) sedang duduk membuat kalung leher (Hiru). Sisi belakang (vertikal) bergambar naskah kuno (Dambidū Lōmāfānu.
Tema dari uang ini adalah "nationalism and our native language" 



500 Rufiyaa, berwarna orange, dengan gambar utama seorang wanita yang sedang mengerjakan pahatan bunga tradisionil. Sisi belakang (vertikal) bergambar pot bunga berukir.
Tema dari uang ini adalah "our ancestral craftmanship"



1000 Rufiyaa, nominal terbesar berwarna biru, Gambar utama kura-kura hijau (Chelonia mydas) dan terumbu karang. Sisi belakang bergambar seekor hiu paus (Rhincodon typus).
Tema dari uang ini adalah "the beauty in our surrounding"


Setelah melalui seleksi super ketat. keenam uang ini menampilkan suatu karya yang luar biasa indah, bahkan tiap uang memiliki tema sendiri2. Tidak heran uang ini menjadi incaran para kolektor mancanegara. Bahkan para turis yang berlibur kesanapun seringkali membawa pulang uang ini untuk kenangan indahnya. Harga satu set dengan kondisi UNC bisa anda dapatkan dikisaran harga 2-2,5 juta Rupiah (harga nominal sekitar Rp1,5 juta).

Sudah selayaknya kita juga belajar memperhatikan keindahan uang negara lain, apalagi negara yang satuan mata uangnya memiliki lafal yang mirip dengan kita. Rufiyaa. Siapa mencontek siapa ya.......


Jakarta 24 Februari 2017
Kritik dan saran hubungi arifindr@gmail.com       












Selasa, 31 Januari 2017


DICARI UANG KERTAS KUNO, HUBUNGI : 08159988188

Uang kertas DICARI

DICARI uang-uang kertas jaman penjajahan Belanda seri JAVASCHE BANK
Bila ada diantara pembaca yang memiliki uang2 tersebut di bawah ini dan berniat untuk menjualnya, silahkan hubungi saya di email arifindr@gmail.com atau telp di 0815 9988188.


Semua pecahan seri Javasche Bank sampai dengan tahun 1920 seperti:



Seri Creatie 1815

Seri Creatie 1815 merupakan surat kredit pemerintah Belanda, terdiri dari pecahan 1, 5, 10, 25, 50, 100, 300, 600 dan 1000 gulden. Dicari dalam kondisi baik dan asli. Seri ini banyak sekali dipalsukan, terutama untuk pecahan 1 dan 1000 gulden.


Seri Recepis (1846)
Seri Recepis atau disebut juga Recepis Perak (1846) terdiri dari pecahan 1, 5, 10, 25, 100, 500 gulden. Dicari dalam kondisi baik dan asli.



Seri Bingkai I (1864-1903)
Seri yang sangat sulit ditemukan, bernilai tinggi dan terdiri dari pecahan 5, 10, 25, 50, 100, 200, 300, 500 dan 1000 gulden. Dicari dalam segala kondisi.




Seri Bingkai II (1873-1924)
Terdiri dari pecahan 10, 25 dan 50 gulden, Ada dalam bentuk specimen dan ada juga yang bernomor jalan. Dicari dalam bentuk nomor jalan.




Seri Coen Mercurius (1897-1924)
Bentuknya besar dan memiliki tepi yang tidak rata, bergambar JP Coen di kanan dan patung Mercurius di kiri, terdiri dari pecahan 100, 200, 300, 500 dan 1000 gulden. Juga terdapat dalam bentuk beredar dan specimen. Dicari dalam bentuk baik dan utuh.



Seri Coen I (1901-1924)
Hanya terdiri dari pecahan 5 gulden, tetapi memiliki setidaknya 10 variasi tanda tangan.
 Terdapat dalam bentuk specimen atau nomor jalan. Dicari dalam bentuk baik.



Seri Munbiljet Wilhelmina (1919-1920)
Diterbitkan dalam rangka perkawinan ratu Wilhelmina, terdiri dari pecahan 1 dan 2,5 gulden. 
Dicari dalam bentuk minimal extra fine.



Seri Gedung (1919-1921)
Bergambar gedung Javasche bank, terdiri dari pecahan 20, 30 dan 40 gulden. Ada dalam bentuk proof, specimen maupun nomor berjalan. Dicari dalam bentuk nomor jalan. Tetapi jenis ini terdapat banyak bentuk palsunya.



Seri Munbiljet II (1920)
Terdiri dari pecahan 1/2, 1 dan 2,5 gulden. Pecahan 1/2 dan 1 gulden cukup mudah ditemukan, tetapi pecahan 2,5 sedikit sulit didapatkan terutama yang berkondisi baik. Dicari dalam bentuk minimal extra fine.


Seri JP Coen II (1925-1931)
Pecahan 5, 10, 25, 50 dan 100 gulden dicari dalam kondisi minimal EF
Pecahan 200, 500 dan 1000 gulden dicari dalam kondisi baik dan utuh.
Pecahan 300 gulden dicari dalam segala kondisi asalkan utuh.


Seri Wayang 1938-1939
Pecahan 5, 10, 25 gulden dicari dalam kondisi UNC
Pecahan 50 dan 100 gulden dicari dalam kondisi minimal very fine
Pecahan 200, 500 dan 1000 gulden dalam segala kondisi asalkan utuh.



Seri NICA 1943
Pecahan 25, 50 dan 100 gulden dicari dalam kondisi UNC
Pecahan 500 gulden dicari dalam kondisi baik dan utuh.





Selain uang2 di atas, bila anda memiliki uang2 jaman penjajahan Belanda atau uang2 Indonesia lainnya yang ingin di jual baik satuan maupun borongan, silahkan hubungi saya di email arifindr@gmail.com atau telp: 0815 9988188


Terima kasih

Rabu, 25 Januari 2017

100. Seri Pahlawan 2000-2016

Tahun 2016 sudah berakhir, sudah lengkapkah koleksi anda semua?
(Edisi revisi)









Silahkan klik tabel rujukan di atas, kemudian cetak dan cocokkan dengan koleksi anda.
Segera lengkapi mumpung uang masih beredar dan masih bisa didapat.

Selain itu seri ini juga memiliki varian uncut 2, 4 dan plano. Tentu saja yang mungkin bisa kita lengkapin hanya uncut yang 2 dan 4. 

Uncut 2 & 4x untuk pecahan 2000, 10000, 20000, 50000 dan 100000 (BI dan NKRI)
Total ada 12 jenis


Contoh set lengkap 1000 Rupiah Pattimura
4 variasi tanda tangan dan 14 variasi tahun cetak. Siapa sangka ternyata di tahun 2016 Bank Indonesia mencetak uang ini lagi.


Contoh set lengkap pecahan 10000
15 varian, tabel rujukan, uncut 2 dan 4x, poster, kliping koran serta lembaran penerbitan perdana



Begitu banyak variasi yang ada, sangat membingungkan. 
Mungkin ada yang belum tercatat. Untuk itu mohon bantuan teman-teman semua.

Jakarta 20 Januari 2017


99. Uang Baru emisi 2016



1000 RUPIAH TJUT MEUTIAH
warna dominan hijau muda



2000 RUPIAH MOH HOESNI THAMRIN
warna dominan abu abu



5000 RUPIAH DR KH IDHAM CHALID
warna dominan coklat



10000 RUPIAH FRANS KAISIEPO
warna dominan ungu



20000 RUPIAH DR. GSSI RATULANGI
warna dominan hijau



50000 RUPIAH Ir. H DJUANDA
warna dominan biru



100000 RUPIAH SOEKARNO HATTA
warna dominan merah

Semua nominal memiliki ukuran yang sama dengan emisi sebelumnya dengan tanda air yang juga serupa